Nyeri pada saat buang air kecil

Buang air kecil merupakan proses sekresi atau pengeluaran cairan sisa pencernaan dan sisa metabolism tubuh dalam bentuk urin. Proses ini merupakan salah satu tanda atau indikator bahwa siklus pencernaan yang terjadi di dalam tubuh kita berjalan dengan normal. Biasanya hal ini dapat dikatakan normal ketika kita buang air kecil 3 – 4 kali dalam sehari dengan jumlah urin yang sedang dan berwarna bening hingga kuning.

》》Langsung bertanya dengan dokter klinik secara online, mudah! Cepat! Pelajari bimbingan lebih untuk perawatan medis, layanan konsultasi gratis.

Namun demikian dalam kondisi tertentu, akan muncul tanda – tanda abnormal pada siklus pencernaan. Hal ini dapat dilihat dan dirasakan secara kasat mata, contohnya adalah ketika kita mengalami dehidrasi. Ketika mengalami dehidrasi, maka urin akan mengeluarkan tanda, yaitu berwarna kuning pekat atau kuning kecoklatan.

Selain tanda – tanda berupa warna pada urin, ada beberapa tanda lain yang menunjukkan abnormalitas pada siklus pencernaan, yaitu rasa sakit atau perih ketika buang air kecil, keluarnya darah pada saat buang air kecil, dan sulit melakukan buang air kecil.

Rasa sakit ketika buang air kecil ini dapat terjadi sebagai akibat dari banyak hal. Apabila anda merasakan sakit ketika buang air kecil, maka hal ini patut diwaspadai. Mengapa? Karena hal ini merupakan gejala – gejala dari infeksi atau penyakit yang muncul pada bagian pencernaan, dan juga tanda – tanda penyakin lain. Berikut ini faktor – faktor yang dapat mempengaruhi rasa sakit keitka buang air kecil :
"Jika keluhan tersebut berlanjut silakan periksakan diri Anda ke Dokter Spesialis Kulit Kelamin kami agar gejala serta penyebabnya bisa segera ditemukan dan diatasi".

1. Masalah Prostat(pria)

Prostat adalah penyebab sakit saat buang air kecil karena penyempitan akibat tumor yang terdapat pada prostat. Kelainan penyakit ini dapat terjadi karena banyaknya.

Ciri-Ciri Lain ketika anda menderita kanker prostat:
*Sakit saat buang air kecil.
* Susah dan kesulitan buang air kecil.
* Keluar darah saat buang iair kecil.
* Sulit ereksi.
* Urin yang keluar hanya sedikit.
* Walau sudah kebelet tapi yang keluar hanya setetes.


2. Sering menahan buang air kecil
Salah satu penyebab umum dari rasa sakit ketika buang air kecil adalah kebiasaan menahan untuk membuang air kecil. Kebiasaan ini akan menyebabkan menumpuknya urin pada ginjal dan kandung kemih. Dengan jumlah urin yang banyak, maka ketika dikeluarkan akan terasa sakit karena terkadang saluran kencing tidak sanggup menahan aliran dari urin.

Bagimana cara mengatasinya?
* Satu – satunya jalan terbaik adalah menghentikan kebiasaan menahan buang air kecil, agar tidak terjadi penumpukan urin, dan tidak terjadi infeksi – infeksi pada organ – organ pencernaan.

3. Asupan serat yang kurang
Sudah menjadi rahasia umum bahwa serat merupakan nutrisi yang sangat baik untuk memperlancar proses pencernaan pada tubuh. Dengan asupan serat yang cukup, tubuh akan mampu melakukan proses pencernaan dan pengeluaran dengan lancer dan baik.
Namun, ketika serat tidak cukup, maka akan terjadi ‘seret’ pada siklus pencernaan, yang berujung pada rasa nyeri pada saat buang air kecil, dan juga kesulitan untuk buang air besar.
Bagaimana mengatasinya?
* Konsumsi makanan kaya serat dan kandungan air yang tinggi. seperti buah-buahan dan sayuran.
* Minum air putih secara teratur.

4. Infeksi saluran kencing.
Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya rasa sakit ketika buang air kecil adalah infeksi pada bagian saluran kencing. Saluran kencing merupakan saluran yang dilewati urin setelah diproduksi pada ginjal dan kandung kemih.
Infeksi pada saluran kencing ini dapat disebabkan oleh banyak hal, yaitu :
* Kebiasaan menahan buang air kecil.
* Kurangnya serat.
* Cukup minum air putih.
* Infeksi bakteri.

Untuk mengatasinya, anda dapat pergi ke dokter dan mengkonsumsi obat – obatan yang diberikan oleh dokter untuk menghilangkan rasa sakit dan menutupi infeksi atau luka yang muncul sebelum menjadi lebih parah.

5. Infeksi kandung kemih.
Sama seperti infeksi saluran kencing, infeksi pada kandung kemih akan menimbulkan rasa sakit ketika buang air kecil. Terkadang malah infeksi kandung kemih akan mengeluarkan darah bersamaan dengan urin.
Hal ini dapat disebabkan oleh:
* Sering menahan buang air kecil.
* Adanya bakteri yang menumpukdan menginfeksi.
* Kurangnya asupan serat.
* Cukup minum air putih.
* Gejala-gejala kanker.

6. Batu ginjal
Batu ginjal merupakan proses pengkristalan dan pengerasan yang terjadi pada bagian ginjal. Proses pengerasan ini kemudian diistilahkan sebagai batu yang akan menghambat aliran hasil sekresi untuk dibuang. Selain itu, batu ginjal juga menimbulkan rasa sakit ketika akan melakukan buang air kecil maupun buang air besar.
Ciri-ciri batu ginjal:
* Kesulitan buang air kecil.
* Bisa mengeluarkan darah bagi yang sudah kronis.
* Sering ingin buang air kecil dimalam hari.
* Mata bengkak. * Sakit di bagian punggung belakang.

Bagaimana cara mengatasinya?
* Sebisa mungkin untuk jangan menahan buang air kecil.
* Lakukan operasi pembedahan untuk mengangkat batu ginjal.


7. Infeksi dan gagal ginjal.
Batu ginjal yang tidak ditangani dengan segera akan berpotensi menimbulkan infeksi pada bagian ginjal. Infeksi pada bagian ginjal akan berujung pada ketidakmampuan ginjal dalam melakukan sekresi, yang biasa dikenal dengan istilah gagal ginjal. Gagal ginjal akan terasa sangat sakit ketika melakukan buang air kecil maupun besar, selain itu, urin yang keluar pun akan sangat sedikit dan tidak normal.
Bagaiman mengatasinya?
* Lakukan tindakan sebelum terjadinya infeksi, seperti banyak minum cairan, konsumsi serat, dan tidak menahan buang airl kecil.
* Apabila sudah trlanjur mengalami gagal ginjal, dapat melakukan donor ginjal atau melakukan metode cuci darah.


8. Gangguan pencernaan lainnya.
Rasa sakit pada saat buang air kecil juga merupakan tanda – tanda dari gangguan – gangguan pencernaan. Selain gangguan pada salurang kencing, kandung kemih, dan ginjal, beberapa gangguan pencernaan seperti gangguan pada lambung dan usus juga memiliki kemungkinan untuk menimbulkan rasa sakit ketika akan buang air kecil.
Dibandingkan dengan klinik lainnya di kota Jakarta ini, klinik apollo sudah mempunyai pengalaman bedah selama bertahun-tahun, setelah puluhan ribu pasien dengan validasi klinis teknologi telah menjadi generasi baru pengobatan phimosis dari standar baru.》Konsultasiikan dengan dokter ?


Copyright © Klinik Apollo 2016