Kutil Kelamin

Kutil kelamin adalah pertumbuhan jinak yang muncul di area kemaluan atau anal. Kutil biasanya berwarna abu-abu atau menyerupai daging, dengan ukuran yang berbeda-beda. Kadang, kutil kelamin disebut sebagai kondiloma acuminata.

Pria dan wanita pada umur berapapun dapat terkena kutil kelamin. Namun, kondisi ini biasanya terjadi pada seseorang antara umur 17-33 tahun. Kutil sangat menular, walaupun kebanyakan menular lewat kontak seksual, namun juga bisa ditularkan secara non-seksual. Jika kutil kelamin muncul pada anak-anak, itu tidak berarti ditularkan secara seksual. Namun, orang tua, wali, dan ahli kesehatan harus lebih curiga.

Saat kutil kelamin diderita pria, biasanya muncul di penis, skrotum, pangkal paha, paha, dan sekitar anus. Pada wanita, kutil kelamin biasa muncul di luar atau dalam vagina, atau dalam rahim. Jika kutil ditularkan melalui seks oral, maka akan terlihat di bibir, mulut, lidah, atau tenggorokan.

Penting untuk dicatat bahwa kutil kelamin dapat menyebabkan kanker, pada wanita. Wanita yang memiliki kutil kelamin, tidak hanya cukup dengan pengobatan kondisinya, tetapi perlu menjalani pemeriksaan beragam kanker.

Penyebab

Kutil kelamin berkembang dari Virus Human Papilloma (HPV) tertentu. Ada lebih dari 100 macam HPV. Namun, menurut Badan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC), lebih dari 90% kutil kelamin disebabkan oleh HPV 6 atau HPV 11.

Meskipun HPV 6 dan HPV 11 adalah penyebab kutil kelamin paling umum, namun biasanya tidak menyebabkan kanker. Sedangkan, HPV 16 merupakan penyebab kebanyakan kanker. HPV 18, 31 dan 45 juga jenis berisiko, artinya dapat menyebabkan kanker.

HPV adalah virus yang sangat mudah menular. Dapat menular lewat kontak kulit. Kebanyakan kasus, penularan HPV disebabkan oleh kontak seksual dengan penderitanya. Faktanya, laporan dari American Academy of Dermatology menunjukkan bahwa setengah dari orang yang berhubungan seksual, juga memiliki jenis infeksi HPV tertentu.

Ada laporan yang menyatakan pil kb juga menyebabkan kutil kelamin. Namun, ada penelitian yang menunjukkan mengonsumsi pil kb meminimalisir penggunaan metode pencegah kehamilan lainnya, seperti kondom. Melakukan seks tanpa kondom, meningkatkan risiko perpindahan atau penerimaan HPV dari orang yang terinfeksi. Penting untuk memahami bahwa kondom tidak memberikan perlindungan 100% terhadap HPV, karena HPV dapat menular lewat cairan tubuh.

Klik untuk pergi ke platform dokter ahli!

Gejala Utama

Tidak semua kutil adalah kutil kelamin. Beberapa kutil mungkin kutil biasa, yang hanya memengaruhi kulit. Kutil kelamin, terlihat seperti kutil biasa, dan umumnya tidak menyebabkan gejala apapun. Jika ada gejala yang muncul, biasanya rasa sakit, gatal, dan sensasi terbakar. Jika kutilnya muncul di dalam vagina, akan menyebabkan pendarahan dan keputihan yang tidak normal.

Meskipun ukurannya bervariasi, biasanya kurang dari 1mm hingga beberapa sentimeter. Jika kutil terletak berdekatan, akan menjadi besar, dan berukuran beberapa sentimeter persegi. Sangatlah umum, apabila kutil kelamin ada di beberapa tempat, sekaligus. Sebagai contoh, jika kutil ditularkan dengan seks oral atau hubungan badan, maka kutil akan muncul, baik di mulut dan kelamin.

Siapa yang Harus Ditemui dan Jenis Pengobatan yang Tersedia

Jika Anda menyadari ada pertumbuhan jaringan abnormal di kelamin, bibir, mulut, lidah, atau tenggorokan, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam. Jika kutilnya menghalangi Anda buang air kecil, karena menyumbat saluran kencing Anda, kondisi ini dianggap darurat. Jika kutilnya mengalami pendarahan, dan tidak dapat dihentikan dengan tekanan, ini juga dianggap sebagai keadaan darurat.

Dokter Anda akan melakukan beberapa pengujian untuk mendiagnosa kondisi Anda secara akurat. Pengujian ini termasuk biopsi untuk memastikan keberadaan HPV, pap smear, kolposkopi (pembesaran), atau tes laboratorium yang berbeda. Dokter juga akan mengaplikasikan solusi asam asetis pada bagian yang dicurigai. Jika HPV ada, maka bagian tersebut akan berubah warna jadi putih.

Ada beragam metode untuk mengobati kutil kelamin. Sayangnya, tidak ada yang 100% efektif, baik dalam menghilangkan kutil atau mencegahnya untuk kembali. Infeksi HPV tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Dalam beberapa kasus, kutil kelamin akan menghilang tanpa pengobatan, namun tidak ada jaminan bahwa mereka tidak akan tumbuh kembali.


Pengobatan umum yang tersedia untuk kutil kelamin:

  • Pengobatan Laser – Laser umumnya digunakan, jika ada banyak kutil kelamin yang muncul atau kembali muncul secara terus menerus. Sebelum melakukan pengobatan laser, dokter Anda akan memberikan krim mati rasa untuk mengurangi rasa tidak nyaman.
  • Krioterapi – Jenis pengobatan ini melibatkan pembekuan kutil kelamin dengan nitrogen cair atau cryoprobe. Tingkat responnya tinggi, dan tindakan ini memiliki efek samping yang minim.
  • Electrodesiccation - Dalam metode ini, kutil kelamin akan dihancurkan menggunakan arus listrik. Namun, gumpalan asam dari pengobatan dapat menyebabkan infeksi. Sebelum pengobatan, dokter akan memberikan bius lokal.
  • Pengobatan – Kutil kelamin adalah penyakit yang dapat diobati dengan beragam obat-obatan. Termasuk, Podofilox, Trichloroacetic Acid, Bichloroacetic Acid, Interferon Alpha-N3, Imiquimod, dan 5-Flourouracil.
  • Bedah – Anda juga dapat memilih melakukan pembedahan untuk menghilangkan kutil kelamin. Tindakan bedah akan meliputi pemotongan kutil. Jenis pengobatan ini biasanya disarankan, saat kutilnya kecil dan hanya sedikit. Tindakan ini sangat efektif, namun seperti pengobatan lainnya, tidak ada jaminan kutilnya tidak akan muncul kembali.


Copyright © Klinik Apollo 2016